Langsung ke konten utama

Postingan

Sering Merasa Paling Tersakiti, Kenali Gejala Victim Mentality Yang Menghinggapi

Victim mentality merupakan keadaan saat seseorang merasa sebagai korban atas pengalaman tidak menyenangkan terjadi. Mereka juga meyakini bahwa hal buruk yang terjadi selalu menimpa mereka. Seseorang yang mengalami victim mentality akan merasa ia selalu berada dalam keadaan yang buruk dan tidak berusaha keluar dari pemikiran tersebut. Kondisi ini pada umumnya berakar pada trauma, kesusahan, dan rasa sakit seseorang. Lalu, seperti apakah tanda jika seseorang mengalami victim mentality ? 1. Berpikir negatif akan dirinya sendiri Pikiran-pikiran tersebut, seperti : "Semua hal buruk pasti terjadi padaku." "Aku tidak bisa berbuat apa-apa, lalu untuk apa mencoba?" "Aku pantas menerima hal-hal buruk yang terjadi." "Tidak ada yang peduli padaku." Jika self-talk negatif tersebut terus dilakukan, maka seiring berjalannya waktu pemikiran tersebut akan tertanam pada diri sendiri. Pertahanan dalam diri pun akan rusak dan sulit untuk bangkit menghadapi tantan...

Sering Ngerasa Lelah? 7 Tips Istirahat Ini Wajib Banget Kamu Lakukan

Jika berbicara soal istirahat, kebanyakan orang pasti berpikirnya langsung ke arah tidur, makan, dan rebahan is my life . Tapi terkadang, sudah tidur dan rebahan seharian pun rasanya tetap saja masih capek. Nah, ternyata istirahat itu ada jenisnya loh SobatTau, tergantung dengan aspek capeknya. Apa sajakah itu? Yuk simak penjelasannya 1. Istirahat Fisik Ini jenis istirahat yang paling umum. Tujuannya supaya kita pulih dari badan yang pegal-pegal. Misalnya : tidur yang cukup, yoga, stretching , pijat refleksi. 2. Istirahat Mental Yang ini jika pikiran kita lagi penuh dan otak mumet karena banyak masalah, sampai kita jadi sulit konsentrasi. Misalnya : Ambil jeda sejenak, jalan-jalan di alam, dengarkan musik yang menenangkan, main sama hewan peliharaan. 3. Istirahat Emosional Kalau yang ini ketika beban emosional sudah terlalu berat karena sering memendam perasaan. Misalnya : Journaling , curhat ke orang yang kita percaya, menangis, mengekspresikan emosi lewat seni. 4. Istirahat Sosial I...

Alami Trauma, Ternyata 8 Aspek Ini akan Terkena Imbasnya

Kalau kamu pernah mengalami trauma, kemungkinan besar trauma ini bakal mempengaruhi kehidupan sehari-harimu. Kenapa? Karena seringkali, trauma memang sangat memberikan dampak. Baik secara fisik, mental, dan juga emosional. Lalu apa sajakah yang akan dipengaruhinya? Simak penjelasannya. 1. Trigger Akan ada beberapa pemicu yang mengingatkanmu pada kejadian traumatis yang pernah kamu alami. Dan tidak semua orang bisa mengerti hal ini. 2. Emosi Trauma bisa mempengaruhi emosimu. Misalnya kamu jadi mudah cemas, sedih, marah, dan bingung. 3. Energi Bisa jadi akan ada hari-hari dimana kamu seperti tidak punya energi. Bahkan hanya untuk bangun dari tempat tidur pun rasanya sulit. 4. Flashback Akan ada momen dimana terjadi kilas balik yang bisa bikin kamu stress dan merasa lemah. 5. Survival Mode Mengalami trauma bisa membuatmu jadi lebih bertahan dalam hidup. Mulai dari usahamu untuk menerima yang terjadi hari demi hari. 6. Perubahan Mindset Trauma bisa mengubah apa yang kamu anggap penting dal...

Ternyata Trik Dunia Per-skincare-an Ini yang Wajib Kamu Ketahui

Saat ini, berbagai macam cara perawatan untuk wajah banyak sekali dilakukan. Hal itu menandakan bahwa sangat penting sekali menjaga kesehatan wajah apalagi untuk kaum hawa. Namun, ada beberapa trik yang harus  SobatTau  ketahui dalam dunia per-skincare-an supaya semakin telaten dan menambah ilmu baru tentunyaa. Berikut penjelasannya 1. Pakai shampoo anti ketombe bisa membantu mengatasi jerawat dan beruntusan  Hal itu dikarenakan salah satu penyebab dari timbulnya jerawat dan beruntusan pada wajah kita adalah adanya debu kotoran dari rambut kita yang menempel pada kulit wajah kita. Dan jika hal itu tidak segera dibersihkan akan menjadi jamur dan bakteri pemicu timbulnya jerawat dan beruntusan.  2. Pakai serum AHA mimi campur dengan handbody (merk apapun) bisa membantu kulit menjadi lebih cerah Serum badan yang satu ini diklaim dapat membantu mencerahkan kulit kita. Di samping itu, produk ini jika digunakan secara rutin dapat mengurangi bekas luka dikulit, karena kandu...

Ingin Sukses, Mindset ini Wajib Banget kamu Miliki, Apa Saja?

Dinamika hidup terlihat sangat cepat, tapi sudahkah kamu beradaptasi dan bikin perubahan pada dirimu sendiri terutama pada mindset? Di tahun 2022 mungkin kamu punya berbagai resolusi yang ingin diwujudkan seperti lebih sehat, lebih banyak pertemanan yang positif, dan yang lainnya selama itu menambah hal yang baik untuk ke depannya. Perubahan tadi tentunya tidak akan ada yang instan, fenomena flexing membuat kita sadar bahwa yang instan justru tidak jarang berarkhir instan juga perginya. As the say, easy come-also easy go . Lalu apa aja sih mindset cerdas buat bikin perubahan yang berdampak? Yuk SobatTau simak penjelasannya. 1. Punya suatu hal yang baru Tidak jarang orang menjadi malas karena terjebak rutinitas. Sehingga hal yang dilakukan pun terlihat hanya setengah hati. Coba deh mulai punya 1 hobi baru atau hal baru yang dikerjakan setiap minggunya. Camping ke gunung, piknik dengan keluarga, pergi travel ke kota baru. Tidak harus mahal, bisa juga ngopi dengan teman-teman di area ter...

Silent Message Dari Clutter Bisa Menggerogoti Pikiran, Energi, dan Fokus Kita

Pernah gak sih kalian ngerasa capek banget padahal aktifitas fisik sedikit? Jika mengalami, bisa jadi kamu terlalu banyak menerima silent message tuh SobatTau. Kita kira benda disekitar ini benda mati. Padahal mereka bisa loh kirim pesan. Ada yang minta diperhatikan, dibersihkan, dimainkan, diperbaiki/dipake. Semakin kita abai, semakin keras pesannya. Contoh : Cucian piring yang numpuk, atau baju yang sudah lama tidak dipakai memberikan pesan "mau dipake kapan nih bund?" Bener gak sih? Kita sebenarnya tahu, tetapi karena nggak nyaman jadi kita abaikan. Yang harus kita sadari, silent message ini bisa mengambil fokus dan energi kita loh SobatTau.  Kita gak nyaman tetapi cenderung menghindarinya. Dan alhasil jadi tidak betah dirumah. Berbeda dengan pekerjaan biasanya, silent message dari clutter ini tidak galak dan menuntut untuk dikerjakan segera. Tetapi semakin ditunda dan makin banyak clutter, silent message akan semakin tidak nyaman. Less stuff = Less silent message. Hi...

Mengenal Barnum Effect, Kondisi Yang Sering Dialami oleh Para pecinta Ramalan

Barnum Effect merupakan persepsi yang kurang tepat akan diri, dimana seseorang meyakini suatu deskripsi umum dari sumber tertentu (terutama internet) sebagai sifat, karakter, atau bahkan nasib yang dimilikinya secara khusus. Jika tidak disadari, eferk barnum bisa menyebabkan fallacy of personal validation (Validasi diri yang keliru). Contoh : Kejadian yang bisa mentrigger : - Ramalan bintang dan ramalan lainnya - Website berbagai macam tes kepribadian - Tes kondisi kesehatan jiwa online (Tanpa personalisasi dan pantauan ahli) Ciri-ciri Pernyataan yang bertendensi Barnum :   > Menggunakan deskripsi yang seolah-olah ditujukan khusus untuk kita seorang, padahal bisa (wajar) dimiliki oleh orang lain. > Menggunakan banyak kata yang bersifat "generik/umum" dan "positif" tanpa menyesuaikan data dan fakta. > Sering diikuti kata yang menyatakan ketidakyakinan, misalnya : "Kamu adalah orang yang ramah, baik hati, dan asik, tetapi kadangkala kamu juga pendiam...